Jatim.Bhayangkara News my Id Banyuwangi – Masyarakat Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi menggelar tradisi Kebo-keboan Aliyan, Minggu (23/07/2023). Sekitar pukul 06.00 wib . Ribuan orang memadati tradisi adat ini untuk menyaksikan ritual permohonan kelimpahan hasil bumi kepada Tuhan yang maha esa.

Anton Kepala desa Alian juga ketua asosiasi kepala desa se Banyuwangi (Askab) dalam sambutannya mengucapkan banyak-banyak berterimakasih kepada semua pihak panitia dan Babinsa dan babinkamtibmas seluruh warga desa Alian dan tamu undangan yang hadir  berlangsung lancar Aman terkendali dan sukses  kata anton,lanjut

Acara Kebo-keboan di Desa Aliyan di hadiri Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana, Kades Aliyan Anton Sujarwo, Babinkamtibmas , Babinsa , Tokoh masyarakat dan Ribuan  masyarakat Desa Aliyan.

Selain itu Acra tersebut mendapat ucapan selamat dari salah satu capres 2024 Ganjar Pranowo ke warga Alian  

Kebo-keboan Aliyan ini dilaksanakan setiap bulan Suro penanggalan Jawa. Sejumlah petani kerasukan roh ghaib dan bertingkah layaknya kebo (kerbau). Mereka lalu berkeliling empat penjuru desa. Sesekali, belasan "kerbau" itu nyemplung di kubangan layaknya kerbau. 

Warga desa sangat antusias menyambut tradisi ini. Mereka bergotong royong menyiapkannya. Mulai dari bahu membahu menyiapkan ragam kebutuhan untuk ritual, hingga membangun gapura dari janur yang digantungi hasil bumi di sepanjang jalan desa sebagai perlambang kesuburan dan kesejahteraan. Kenduri masal pin digelar sebagai tanda dimulainya ritual. 

"Kebo-keboan ini adalah perayaan yang dinantikan warga, kami semua bergotong royong menyiapkannya. Warga desa yang tinggal di luar kota bahkan menyempatkan mudik untuk menghadiri acara ini. Jadi, lewat tradisi ini kami memperkuat ikatan silaturahim dengan seluruh warga desa," kata Kepala Desa Aliyan Anton Sujarwo. 

Keboan ini dimulai sejak pagi, yang diawali dengan selamatan di empat penjuru desa (ider bumi). Bersamaan itu, sejumlah petani yang telah kerasukan siap menjalani ritual Kebo-keboan. Mereka lalu berkeliling desa mengikuti empat penjuru mata angin. Saat berkeliling desa inilah, para "kerbau" itu bertingkah layaknya siklus cocok tanam, mulai dari membajak sawah, mengairi, hingga menabur benih padi. 

Tidak hanya itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas juga hadir menyapa masyarakat Desa Aliyan melalui virtual.

 Mantan Bupati Banyuwangi ini juga mengapresiasi ritual adat Keboan Aliyan.

"Pertama selamat ditengah situasi apapun warga Desa Aliyan tetap guyub menjaga budayanya. Ini adalah kekayaan yang luar biasa," tegas Abdullah Azwar Anas.

Meski melalui virtual, Abdullah Azwar Anas pun mengaku tetap merasakan keseruan dan keguyuban di Desa Aliyan saat ini.

Sekedar diketahui, tradisi kebo-keboan di Banyuwangi berkembang di dua desa. Selain kebo-keboan di Desa Aliyan Rogojampi, tradisi kebo-keboan juga ditemui di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh


(Red.susiyanto)